* Diare
Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah bersih dibakar,
dipotong-potong, 7 pucuk daun jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4
sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum airnya, 1 sendok teh satu jam
sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli dengan parutan bawang
merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang sudah agak besar,
boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk yang sudah
bersih ditambah garam lalu ditelan.
* Muntah-muntah
Muntah
bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh
ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas.
Kemudian direbus. Setelah dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit,
sesering mungkin atau 2 jam sekali.
Boleh juga dibuatkan air beras
kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan beras dan direndam sebentar.
Sangrai beras tersebut sampai berwarna kecokelatan, lalu ditumbuk halus
bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4 sendok
teh adas manis. Setelah itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula
merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu diminumkan pada anak
agar tubuhnya hangat.
* Batuk
Sediakan air jeruk nipis 1
sendok makan ditambah madu 2 sendok makan dan air matang 2 sendok makan.
Masukkan dalam cangkir dan kukus. Setelah agak dingin, minumkan pada
anak sebanyak 1-2 sendok teh. Berikan sehari 5 kali.
* Batuk seratus hari
Sediakan umbi bidara upas sebesar 1/2 jempol yang sudah bersih, parut
dan seduh dengan air panas, lalu aduk-aduk dan dinginkan. Saring dan
tambahkan sedikit madu. Minum sampai habis. Buatlah ramuan ini 3 kali
sehari. Bisa juga gunakan ramuan lidah buaya. Lidah buaya dikupas
kulitnya dan ambil bagian dagingnya sebanyak dua jari, kemudian dicacah.
Tambahkan air hangat dan madu, lalu diminumkan pada anak 1-2 kali
sehari.
* Batuk karena angin atau dahak susah keluar
Sediakan 1
butir bawang merah diparut, 1 ruas jari jahe diparut dan diperas
airnya, 7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit diparut dan diperas
airnya, 1 sendok makan air jeruk nipis, dan 1/2 gelas air. Masukkan
semua bahan di cangkir, kemudian kukus dan setelah itu saring. Minum 3
kali sehari masing-masing 2 sendok teh.
* Batuk berlendir
Campurkan
air jahe 1 sendok makan, air kunyit 1 sendok makan, bawang putih 1
siung diparut, air jeruk nipis 1 sendok makan, madu 1 sendok makan, dan 3
sendok makan air matang, kemudian dikukus. Diminumkan 3-4 kali sehari 2
sendok teh.
* Pilek
Siapkan bawang merah yang diparut, lalu
tapelkan pada tulang leher ketujuh (bagian tengkuk) dan ubun-ubun anak
setelah sebelumnya diolesi minyak kayu putih. Beri juga minuman yang
hangat-hangat, seperti minuman beras kencur. Selain itu, jemur anak di
bawah sinar matahari pagi sekitar jam 7 atau di bawah jam 9 pagi.
Panaskan bagian dada seperempat jam dan kemudian punggung seperempat
jam. Ini bisa dilakukan sambil jalan-jalan pagi.
* Mata bintitan
Ambil
getah dari batang tanaman patikan kebo atau getah dari batang pohon
meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, lalu oleskan pada bagian
bintitnya, sedikit saja, jangan sampai terkena mata.
* Mata merah
Taruh
3 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih pada wadah mangkok. Seduh
dengan air panas. Setelah airnya dingin, minta anak untuk
mengedip-ngedipkan matanya dalam air tersebut.
* Sariawan
Ambil
sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya.
Haluskan tomat tersebut dengan menggunakan sendok, saring dan tambahkan
sedikit gula. Beri anak minumam sari tomat tersebut.
* Tak nafsu makan
Menurut
Endah, hilangnya nafu makan dapat disebabkan cacingan atau hal lain
seperti masuk angin. Cara mengatasinya, bersihkan 1 lembar daun jarak
pagar, setelah itu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan
minyak kelapa pada daun tersebut dan dipilin, kemudian tempelkan daun
tersebut di atas pusar anak, yang sebelumnya sudah diolesi dengan minyak
telon.
Bila usia anak sudah lebih dari setahun, coba berikan
ramuan 1 telapak tangan daun pepaya, 1 ruas jari temu hitam/temu ireng,
seruas jari tempe bosok (tempe kemarin), dan sedikit garam. Semua bahan
ditumbuk halus, lalu peras pakai kain dan masukkan ke mulut anak.
"Khasiat temu hitam untuk mengeluarkan cacing, sedangkan daun pepaya
untuk menambah nafsu makannya, dan tempe bosok untuk stamina atau
kekuatan tubuhnya.
Untuk menambah nafsu makan anak bisa juga
dengan ramuan: 1 ruas jari temulawak, gula merah, air secukupnya, dan
sedikit garam, kemudian rebus dan saring. Minumkan pada anak 1-2 sendok
makan sehari
* Mimisan
Selembar daun sirih yang sudah dicuci
bersih dipilin dan disumpalkan ke hidung anak. Untuk pengobatan dari
dalam tubuh lakukan dengan ramuan: 1/2 jempol umbi bidara upas yang
sudah bersih diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air panas, kemudian
disaring, dan setelah dingin diminumkan ke anak ditambah sedikit madu.
* Benjol karena benturan
Rendam 1 sendok makan beras. Tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam. Setelah halus, tempelkan ke bagian yang benjol.
Bisa
juga diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi ramuan: bawang
putih diparut dan diberi madu, setelah itu dioleskan ke bagian yang
benjol.
* Keringat buntet
Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.
* Congekan
Cuci
bersih 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau
lengkuas merah muda, lalu tumbuk halus. Peras pakai kain bersih dan
teteskan air perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari,
masing-masing 3 tetes.
* Panu
Dua jari langkuas merah diparut
dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi dan sore atau malam hari pada
bagian tubuh yang berpanu tersebut.
* Koreng atau borok kepala
Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air, oleskan pada bagian kepala.
Bisa
juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam
ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja.
* Sakit gigi
Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, kemudian sumpal ke gigi yang sakit karena berlubang.
* Digigit nyamuk
Hilangkan
bekas gigitannya dengan tanaman sambiloto yang diremas-remas dan
dioleskan ke bagian bekas gigitan tersebut. Kalau tak ada sambiloto bisa
digunakan minyak sereh.